Nilai Safety dari Kisah Superman

Tulisan ini di inspirasi dari tulisan yang berjudul “Belajar Safety dari Cerita Superman” di http :// lorco. co. id/belajarsafetysuperman. html. Tulisan ini begitu menarik karena mengambil pelajaran tentang safety dari serial TV Superman yang berjudul Smallville yang menceritakan saat muda Clark Kent ‘ Superman.

Serial Smallville

Dalam serial ini, keluarga Kent mengajarkan beberapa hal, salahsatunya yaitu tingkah laku safety dalam kehidupan keseharian mereka. Di satu episode, Jonathan Kent tengah menggiling batang jagung memakai mesin dan di kepalanya terpasang ear muff membuat perlindungan pendengarannya. Dalam episode lain, Martha Kent menggergaji bongkahan kayu dengan memakai APD (Alat Pelindung Diri) komplit, berbentuk sarung tangan dan kacamata (safety gogles) dan sepatu safety. Lalu di tayangan episode yang lain, Clark Kent tampak tengah menempatkan batang kayu ke tanah untuk jadikan pagar dengan tangan kosong. Nah yang ini tak perlu kita tiru, karena kita bukanlah Clark Kent yang miliki kemampuan super.

Dari serial Smallville ini ada dua pelajaran penting. Pertama, budaya safety telah tertanam kuat di orang-orang Amerika. Bahkan juga seseorang petani jagung juga telah akrab dan punya kebiasaan bekerja sesuai sama prosedur keselamatan kerja. Jauh panggang dari api jika dibanding dengan petani di Indonesia, sempatkah Anda lihat pekerja pertanian Indonesia yang memakai earmuff saat menggiling padi? Ke-2, industri film di Amerika telah melek safety. Adegan di film sesuaikan ketentuan keselamatan yang berlaku, kelihatannya si scriptwriter membaca rujukan safety procedure untuk membuat skenarionya Diluar itu, beberapa pekerja film-nya juga tahu dan mempraktekan safety first dalam bekerja. Satu lagi, sanksi yang ketat pada pelangaran ketentuan keselamataN kerja di industri film, seperti masalah kecelakaan yang berlangsung saat pertunjukan Broadway “Spider-Man Turn Off the Dark. ”

Tokoh Superman

Sebenarnya ada satu lagi nilai safety yang bisa di ambil terlebih dari tokoh Superman tersebut. Tokoh Superman yaitu sosok yang begitu sangat kuat terlebih dalam sisi fisik hingga kerap dimaksud man of steel (manusia baja). Tetapi tokoh ini hanya hanya tokoh fiksi. Tak ada manusia yang mirip Superman (karena Superman sendiri sesungguhnya memanglah bukan manusia). Manusia sebenarnya yaitu makhluk yang mempunyai banyak kekurangan, terbatasnya dan ciri-ciriisk/kemampuan yang lain. Karenanya manusia dapat terserang penyakit, dapat cedera, dapat kecelakaan dan sebagainya. Supaya manusia itu selamat dan sehat maka lingkungan di sekitaran kita termasuk juga pekerjaan mesti sesuai dengan ciri-ciriistik/kemampuan manusia itu.
Tetapi meskipun kita bukanlah Superman atau superhero yang lain, kita tetaplah dapat jadi “pahlawan” sesuai sama kemampuan semasing.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s